Siswa sekolah Baru

siswa baru

Oleh: Alista Alsadella
Siswa SMP Plus Nu 02 Al Khikmah Soko, Tuban – Jawa Timur

Di ruang sekolah pagi ini hening sekali karena baru ada Mely, Rina dan Siska. Mereka hanya diam dan membaca buku di dalam kelas. Tiba-tiba Meka datang dengan heboh sambil berkata

“Hey…. ada anak baru lho, katanya dia akan mulai masuk hari ini kalau gak gitu ya…. hari senin”.

“Kamu dapet informasi itu dari mana, mungkin aja hoax,” kata siska.

Tapi saat dia ingin menjelaskan bahwa anak itu adalah anak kepala sekolah lain, dia melihat bahwa Mely, Rina, dan Siska tidak mendengarkannya tapi justru mereka malah cuek dengan membaca buku.

Saat itu Meka sadar bahwa dia hanya membuang-buang energinya saja. Ia pun langsung duduk di kursinya sambil manyun. Kemudian murid-murid datang-satu persatu.

“Teeeeeett,” suara bel masuk. Semua murid pun segera mempersiapkan diri untuk memulai pelajaran Bahasa Indonesia sambil menunggu guru datang.

“Assalammualaikum wr.wb.,” kata guru bahasa indonesia.

“Waalaikum mussalam wr.wb.,” jawab semua murid. Kemudian pelajaran pun berlangsung hingga waktu istirahat.

“Teeeeett”, Bunyi bel istirahat. Kami semua langsung istirahat. Para siswa ada yang ke taman, kantin ,juga ada yang sholat dhuha di mushola.

Mika mengajak Siska, Mely, Rina, dan Alsa ke kantin. Disana Mika mengulangi kata-katanya lagi, yaitu ada anak baru di sekolahan itu.

“Aku juga tahu kalau ada anak baru disini, Bu Rani yang memberitahu aku,” sahut Alsa.

“Jadi Meka gak bohong soal itu, kirain Meka bohong seperti biasanya,” jawab Siska.

Setelah itu Siska, Mely dan Rina meminta maaf kepada Meka karena, telah tak acuh dengannya tadi pagi.

###

Esok harinya saat Meka datang paling awal dia kaget. Karena ternyata siswa yang ia bicarakan kemarin sudah mulai masuk. Siswa itu mengajak berkenalan dengan Meka tapi dia justru terdiam.

“Hey…..kamu kenapa ,kamu gak kenapa-napa kan (sambil melambai-lambaikan tangannya di depan Meka),” kata murid baru itu.

Meka kaget, ia langsung menjawabnya

“Eng…. enggak kok aku gak kenapa-napa, oh ya nama aku Meka kalau nama kamu siapa.”

“Aku Rendi,” sahut si murid baru.

Setlah berbincang-bincang mereka pun mulai akrab.

“Ehmzzz,” kata Siska,Rina,Mely yang baru saja datang.

Mika menjelaskan yang sebenarnya kemudian memperkenalkan mereka pada Rendi.

“Hmzzz, ada yang udah kenalan nih,” kata Alsa dengan raut wajah ngeledek.

“Alsaa…,” sahut Rendi.

“Iya kak,” jawab Alsa.

“Apa.” Kata Rina, Mely, Mika dan Siska yang kaget.

Alsa menjelaskan bahwa Rendi adalah kakaknya dan dia meminta maaf karena tidak mengatakan yang sejujurnya kepada mereka.

“Sebagai permintaan maaf aku akan mentraktir kalian dikantin sekarang, sampai kenyang,” kata Alsa.

Merekapun makan sampai kenyang dan dibayar oleh Alsa.

###

Sepulang sekolah ada Riko (anak terkeren di sekolah) dia menantang Rendi main basket. Perjanjiannya yang menang jadi yang terbaik di sekolah. Rendi tanpa pikir panjang langsung menerimanya.

Mereka bertanding satu lawan satu. Mereka saling mendribble bola. Mereka memang jago dalam permainan ini. Namun pada skor akhirnya ternyata Rendi memang lebih hebat. Riko tidak terima ,ia pun membuat rencana untuk membuat Rendi di keluarkan.

###

Keesokan harinya saat Rendi sedang olahraga basket, Riko menaruh uangnya di tas Rendi .

Kemudian dia memfitnah Rendi yang mencuri uangnya. Gurupun menggeledah tasnya Rendi. Tentu saja uang Riko ada di tas Rendi. Akhirnya guru memanggil orang tua Rendi. Orang tua Rendi datang ke sekolahan Rendi dan diberi tahu bahwa Rendi telah mencuri uang Riko.

“Maaf pak kami harus keluarkan anak bapak dari sekolahan kami,” kata kepala sekolah dengan sangat-sangat menyesal.

“Tunggu kakakku tidak bersalah, Riko yang sengaja menaruh uangnya di tas kakakku ,” kata Alsa.

Kemudian ia menunjukkan video tentang kelakuan Riko. Akhirnya semua terungkap dan bukan Rendi yang di keluarkan tapi Riko.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *